KEN KITAMURA

13 04 2009
ken

ken

Nama Asli Kitamura Ken
Panggilan Ken, Ken-chan
Tanggal Lahir 28 November 1968
Tempat Lahir Osaka, Jepang
Tinggi 178 cm
Berat 56 kg
Posisi Gitar
Istri Ken diisukan pernah menikah dengan gadis penjaga elevetor, akan tetapi sekarang mereka telah bercerai.
Hobby Nyetir mobil, belanja, dan tentunya rokok!
Warna Favorit Hitam, Abu-abu dan Perak
FAKTA SEPUTAR KEN
Ken merupakan gitaris L’Arc~en~Ciel. Dilahirkan di Osaka, merupakan anak bungsu dari dua bersaudara, kakanya seorang perempuan. Ken menciptakan hampir semua lagu L’Arc~en~Ciel. Dan dia merupakan salah satu pencipta lagu favoritnya Hyde. Kemampuan Ken bermain gitar didapatkan secara otodidak.
Semenjak kanak-kanak, Ken sudah mengenal Tetsu, karena mereka saling bertetangga. Bersama salah seorang teman mereka yang bernama Ko-chan, mereka berbagi kesenangan mereka akan musik.
Setelah lulus SMU, Ken melanjutkan studinya ke Universitas Nagoya, jurusan arsitektur. Sebenarnya ayah Ken menginginkannya untuk kuliah di jurusan pendidikan untuk nantinya menjadi seorang guru seperti halnya sang ayah.
Pada tahun 1992, salah seorang anggota L’Arc~en~Ciel yakni Hiro yang berposisi sebagai gitaris hengkang. Lantas Ken dihubungi oleh Tetsu untuk menjadi gitaris baru mereka (pada waktu itu tengah malam di mana Ken masih tidur). Akhirnya Ken memutuskan untuk bergabung dengan L’Arc-en-Ciel, awalnya ia mencoba melakukan dua kegiatan tersebut bersamaan, namun kemudian ia memutuskan untuk keluar dari universitas dan lebih memilih dunia musik. Tentu saja keputusannya tersebut ditentang habis oleh kedua orang tuanya. Akibatnya Ken mesti rela diusir dari rumahnya, namun ia tetap pada keputusannya walaupun pada saat itu ia tidak terlalu yakin akan masa depannya di musik. Meskipun akhirnya ia sukses bersama L’Arc~en~Ciel, kabarnya sang ayah tetap tidak mau berbicara dengannya hingga saat ini (malang nya, anyway let’s hope that’s not true, right?)
Ken merupakan satu-satunya anggota L’Arc~en~Ciel yang pernah menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Ken adalah seorang “perokok sejati” di manapun dan kapanpun di mulutnya selalu terselip sebatang rokok Marlboro Menthol Light.
Anggota L’Arc~en~Ciel yang paling “hentai” pantas disandangkan kepada pria satu ini. Ia selalu membuat berbagai macam joke dengan menggunakan hal-hal yang berkaitan dengan itu. Bahkan nama band yang baru dibentuknya bersama Sakura dan Ein pun bisa jadi mengarah ke sana (gile beneer). Satu-satunya hal yang bisa bikin dia lupa akan “hal itu” mungkin cuma rokok.
Di S.O.A.P Ken berposisi sebagai gitaris sekaligus vokalis. Ternyata suaranya keren juga.
Iklan




YUKIHIRO AWAJI

13 04 2009
yukkie

yukkie

Nama Asli Awaji Yukihiro
Panggilan Yukkie
Tanggal Lahir 24 November 1968
Tempat Lahir Chiba, Osaka, Jepang
Tinggi 165 cm
Berat 48 kg
Posisi Drum
Pacar rumornya ia mempunyai kekasih seorang model
Hobby Anime, komputer, mainan
Warna Favorit Hitam dan Merah
FAKTA SEPUTAR YUKIHIRO
Yukihiro merupakan drummer L’Arc~en~Ciel ketiga setelah sebelumnya diisi oleh Pero dan Sakura. Yukihiro resmi menjadi anggota tetap L’Arc~en~Ciel tepat di hari tahun baru 1998. Ia menggantikan Sakura yang terjerat masalah drugs. Ia juga menciptakan beberapa buah lagu untuk Laruku. Ia juga melakukan remixing dalam beberapa lagu (misalnya: Pieces, Larva, dan beberapa lagi). Bahkan album Ectomorphed Work berisi lagu-lagu yang diremix olehnya.
Sebelumnya ia pernah bergabung bersama Zi:Kill pada tahun 1989, lantas pada tahun 1991 ia menjadi drummer untuk band Die in Cries yang kemudian bubar pada tahun 1995. Sebelum resmi bergabung dengan L’Arc-en-Ciel ia berperan sebagai additional member.
Saat masih duduk di bangku sekolah, Yukihiro memainkan gitar. Namun kemudian ia mulai tertarik pada drum dan mulai memainkannya hingga sekarang.
Pada awalnya fans laruku sulit menerima kehadiran Yukihiro, mereka selalu membanding-bandingkan style drum Yukihiro dengan Sakura yang dapat dikatakan telah sejiwa dengan musik Laruku. Namun bagaimanapun juga tidak dapat dibantah bahwa kemampuan Yukihiro pun tidak sembarangan, yang pada akhirnya ia dapat diterima dengan baik oleh fans Laruku.
Yukihiro adalah anggota Laruku yang paling kalem dan cool juga sedikit pemalu. Dalam setiap wawancara ia selalu memberikan jawaban yang pendek dan sederhana. Terkesan bahwa ia hanya akan bersikap ramah terhadap orang-orang yang telah akrab dengannya.
Yukihiro mungkin merupakan anggota Laruku yang paling “cyber” atau melek IT, selain jago nge-remix lagu, ia juga hobi mendesain web, dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan komputer. Hal tersebut juga tercermin dalam musik-musik karya Yukihiro yang bercorak trance, industrial (apalah istilahnya?) dengan sentuhan efek-efek komputer, pokoknya unik dan bikin kita bergoyang (bukan dangdut loh).




J-Rocks (lebih update & lengkap)

12 04 2009
J-Rocks

J-Rocks

Salah satu band Indonesia (mungkin masih satu-satunya) yang mengusung musik Jepang dan masuk industri musik di tanah air adalah J-Rocks (Jakarta), band yang dihidupi oleh Iman (nyanyi, Gitar), Sony (Lead Guitar), Wima (Bass), dan Anton (Drum) ini, telah membuktikan keberadaannya di industri musik Indonesia.

Tentang sejarah J-Rocks

Iman adalah leader dari band ini jauh sebelum ada J-Rocks, dia pernah gabung bareng Funky Kopral (sekarang Funkop) di tahun 2001 sebagai gitaris additional tetap, dan saat di Funky Kopral Iman ketemu ama Sony yang kala itu ikotan audisi gitaris yang diadakan Funky Kopral dan ajak punya ajak Sony diajakin Iman buat bikin band aliran Jepangan, sebelumnya Iman telah bareng ma Wima yang emang mereka dah ngeband sedari SMA, dan gayung bersambut Sony pun mau gabung dengan bonus temennya Anton sebagai penggebuk drum set, karena nyari tukang nyanyi gak dapet-dapet maka ya udah lah Iman saja yang tukang nyanyi, maka jadilah sebuah band bernama J-Rockstar pada sekitaran tahun 2003.

Aksi J-Rockstar pun berlanjut dengan iseng-iseng ikotan kontes musik Nescafe, dan malah jadi juwaranya, Good Job Dude!!! gak cuman itu saja Aquarius Musikindo tertarik sama mereka dan mengontrak mereka tuk bikin album akhirnya band ini kemudian dikenal dengan nama J-Rocks saja, dan album pertama mereka “Topeng Sahabat” cukup sukses di pasaran dengan hit seperti “Lepaskan Diriku”, “Ceria”, dan “Berharap kau Kembali”. Aliran seperti mereka belum ada kala itu, berarti dengan kemunculan mereka lebih memperkaya khasanah musik Indonesia, wah jadi trendsetter neh.

Tentang album kedua J-Rocks “Spirit”

Album kedua mereka baru saja lansir bertajuk “Spirit”, makin menegaskan bahwa band ini gak cuman numpang lewat saja, simak saja lagu “Kau Curi Lagi”, lagu ini dimainkan duet bareng Prisa, seorang cewek pendatang baru yang sebentar lagi punya album sendiri, kemudian “Cobalah Kau Mengerti” yang cukup catchy dan easy Listening banget ngepop lagi, atau “Juwita Hati” nah kalau ini lebih ngagetin karena berirama Jazz Blues, tapi yang paling bikin ngeh” adalah lagu “Tersesal”, dalam lagu ini olahan vokalnya berat banget, naik turun dengan suara Falsetto panjang dengan vibrasi di ujung nada, khas lagu Jepang dan Iman sepertinya berhasil membawakannya dengan sangat bagus, dan yang paling unik musiknya beraransemen Rock Opera, dan kebayang kan rumitnya, sederet lagu tadi mengartikan bahwa band ini memang memiliki kemampuan yang lebar, baik dalam beraliran, skill musikalitas maupun komersialitas, well bagi kalian yang belon punya albumnya langsung saja beli gak bakal rugi deh, tapi ingat jangan yang bajakan!!!

Tentang musik Jepang

Iman adalah seorang pecandu Jepang yang parah, jauh sebelum J-Rocks lahir, atau sejak SMP dia sudah punya konsep ngeband aliran Jepang, dan gak cuman itu saja lagu-lagu di album 1 dan 2 J-Rocks ternyata ada yang sudah diciptakannya di bangku SMP, maksa banget neh bocah?
Menurut Iman musik Jepang tidak seperti apa yang orang pandang selama ini dia melihat musik Jepang adalah sesuatu yang sangat luas dimana banyak genre musik tercampur aduk di Jepang sono, dan hanya terpisahkan oleh soal bahasa saja selebihnya musik Jepang adalah sesuatu yang universal bukan yang itu-itu saja (macem Laruku, X-Japan, Ayumi ), makanya di album J-Rocks nuansanya gado-gado gak cuman sempit satu macem musik saja, bener juga lo Man.

Tentang musik J-Rocks kedepan

DI album mereka yang kedua (SPIRIT) yang masih diproduseri oleh bongky (BIP) kemampuan J-Rocks semakin terasa tajam, aransemen musik mereka juga semakin variatif tanpa menghilangkan ciri khas J-Rocks yang terbalut apik, seperti single pertamanya, “Kau Curi Lagi” yang menggandeng ‘Prisa’ cewek pendatang baru dibelantika musik indonesia, maupun deretan Lagu yang lainnya di album ‘SPIRIT’ ini seperti ‘Juwita Hati’ yang lagunya terkesan rock n’ roll ria, terus ‘Cobalah Kau Mengerti’, ‘Saatnya Kau Bicara’, ‘semakin Sendiri’ yang didengar easy listening, terus ada Lagi yang paling unik yaitu ‘Tersesal’, sedih, rock, jazz, dibalut jadi satu. Mau denger yang bisa goyang juga ada seperti ‘Spirit’, ’Mestinya Kau Tahu’, ‘Aku harus Bisa’, & ’PDKT’.

Pada album Spirit, lagu-lagunya lebih soft daripada yang pertama disamping mungkin market lebih mudah menerima yang beginian, Iman ngaku kalo itu semua karena “lagi pengen” saja dan mungkin buat album ke 3 kelak J-Rocks bisa saja kembali ngerock abis atau bahkan ganti musik ajeb-ajeb geleng-geleng,tapi yang pasti apapun itu kesemuanya harus berasal dari semangat bermusik yang jujur. Yah kita tunggu saja Fren!!!

Dikutip dari berbagai sumber




TETSUYA OGAWA

11 04 2009
tetsuya ogawa

tetsuya ogawa

Tetsuya Ogawa (lahir 3 Oktober 1969) adalah seorang pendiri, pemain bass, dan pemimpin grup musik terkenal Jepang, L’Arc~en~Ciel. Tetsu (semua huruf kecil) juga dikenal sebagai solo artis TETSU69 (semua huruf besar), angka 69 sendiri mencerminkan tahun kelahirannya. Namun sejak awal tahun 2007, seiring dengan rilis singel Can’t Stop Believing, nama TETSU69 berubah menjadi tetsu saja.

Tahun 2006, tetsu menjadi tamu tetap untuk band Creature Creature, sebuah band ciptaan vokalis legendaris band Jepang, Morrie dari band Dead End. Tetsu terkenal karena permainan bassnya yang tidak biasa, liar, dan cenderung rumit. Selain itu, tetsu juga dikenal sebagai artis yang dandanannya paling mencolok di antara anggota L’Arc~en~Ciel lainnya. Pada tahun 1999, dia sempat tenar dengan seri sepatu Bufallo, sebuah sepatu dengan sol setebal 15 cm. Sejak tahun 2003, dia lebih suka berdandan dengan menggunakan celana motif kotak-kotak dan kilt dengan motif yang sama.

Tak banyak yang dapat diketahui tentang kisah asmara japanese rockstar satu ini, kecuali dia pernah berhubungan lama dengan salah satu personil Every Little Thing. Tetsu dikenal sebagai seorang jenius dalam hal dekorasi ruang dan juga desain produk. Kebanyakan souvenir L’Arc~en~Ciel dan desain bass signaturenya berasal dari idenya.

Pada tanggal 17 november 2007, dikabarkan bahwa Tetsu menikah dengan seorang aktris Jepang bernama Sakai Ayana. Perbedaan umur yang cukup jauh ( tetsu-39 tahun ; sakai ayana-22tahun )tidak membuat mereka mengurungkan niatnya untk membentuk rumah tangga yang bahagia

Tetsu dikenal sebagai pengguna fanatik bass merk Zon. Namun untuk kegiatan panggung dan Syuting video klip, dia dikontrak secara eksklusif oleh ESP, sebuah produsen alat musik Jepang.

Seri bass signature terbarunya ialah seri Bardic, sebuah bass lime senar berwarna warna favoritnya fiesta red

Dikutip dari id.wikipedia.org/wiki/tetsuya